Mari kita mulai instalasi IDLE untuk editor Python kita.
sudo apt-get install idle
Unduh dan install idle dari tautan berikut
Unduh dan install dari tautan berikut
Tekan tombol Command atau tombol Windows pada keyboard, dan ketikkan IDLE, Pilih IDLE (using Python-2.7)
Tampilan pencarian editor IDLE seperti gambar dibawah ini.
Pada awal Idle dibuka, Anda akan melihat sebuah jendela dengan judul Pyhton 2.7 Shell.
Jendela ini merupakan jendela perintah (console) dari Idle tersebut.
Fungsinya adalah menjalankan perintah-perintah python diluar code python utama atau untuk memasukkan masukan data untuk diolah lagi pada code utama.
Apabila Anda langsung melakukan operasi pada console tersebut, console akan langsung memberikan keluaran dari masukan yang Anda berikan, semisal pada gambar berikut.
Tanda >>> merupakan masukan console dalam keadaan standby dan siap untuk diberikan perintah.
Apabila Anda menekan Enter beberapa kali, maka console tidak memberikan nilai balikan.
Semisal masukkan angka sesuai dengan tanggal pada hari ini. Semisal 16042019 berikut variasinya. Maka tampilan balikan dari console python tersebut seperti gambar berikut ini.
Untuk penggunaan angka desimal, pada Python, ditandai menggunakan tanda titik . bukan koma ,.
Coba masukkan operasi sederhana pada console Python yang ada, semisal :
15 + 6
70 - 43
14 * 3
13 / 3
13. / 3.Untuk hasil dari perhitungan sederhana diatas, lebih kurang akan menghasilkan operasi seperti gambar berikut
*) Agar penulisan kode lebih mudah terbaca, biasanya diberikan [spasi] sebelum dan sesudah operator. Seperti format berikut:
Angka [spasi] [operator] [spasi] Angka
Penggunaan kometar pada Python diawali dengan tanda tagar # dengan di lanjutkan dengan isi pesan komentarnya atau sekedar untuk mengabaikan kode yang tidak digunakan pada program.
Contoh:
#Ini adalah contoh komentar pada Python
5 + 4 #Proses penambahan 5 dan 4Untuk hasil penulisan diatas akan menghasilkan keluaran seperti gambar dibawah ini
Variabel dalam Python merupakan sebuah tempat atau wadah yang di dalamnya dapat diisikan sebuah nilai atau digantikan dengan nilai yang terbaru. Sifat wadah ini tidak konstan atau dapat berubah.
Contoh penulisan variabel pada Python sebagai berikut:
a = 12
b = 9
c = a + bPada a = 12 , nilai 12 dimasukkan pada wadah yang akan disebut dengan a. Begitu pula pada b = 9 , nilai 9 dimasukkan pada wadah yang akan disebut dengan b. Sehingga pada wadah c, berisikan operasi pertambahan antara variabel a + b.
*) Untuk menampilkan isi dari variabel pada console, dapat dituliskan nama variabel tersebut pada masukan console.
Untuk merubah isi dari variabel yang sudah ada sebelumnya, kita dapat mengubahnya dengan memasukkan nilai terbaru dari variabel yang sama. Semisal kita akan merubah variabel a dengan nilai 15, maka kurang lebih penulisannya seperti berikut a = 15
Untuk hasil a + b setelah variabel a diperbarui menjadi 24 seperti gambar dibawah ini.
Pada operasi ini, sebuah variabel akan dioperasikan dengan variabel yang sama hanya saja berbeda pada posisi urutan eksekusi pada iterasi. Semisal pada kode berikut:
a = 10
a = a + 5atau dengan menggunakan +=, -=, *=, dan /=.
a = 10 #Inisialisasi variabel a
a += 3 # a = a + 3
a -= 4 # a = a - 4
a *= 5 # a = a * 5
a /= 6 # a = a / 6Pada penulisan variabel, tidak hanya dapat diisikan dengan angka, pun bisa dalam bentuk string atau kata. Semisal:
a = 'Saya'
b = 'Belajar'
c = 'Python'
a + b + cUntuk variasi penulisan lainnya:
a *= 3
a += 'Semangat'
a + b + cUntuk penulisan variabel, sebaiknya dalam format huruf kecil semua (lowercase). Ketika terdiri dari dua buah kata, sebaiknya diberi underscore _ sebagai penghubung keduanya.
Untuk penulisan variabel yang baik seperti berikut ini:
panjang_bangunan = 100
lebar_bangunan = 50
luas = panjang_bangunan * lebar_bangunanContoh yang buruk:
panjangBangunan = 1000 # Sulit terbaca
LebarBangunan = 50 # Aneh juga dalam pembacaannya
Luas = 1000 * 50 # Huruf besar pada awal variabel, biasanya digunakan pada sistem Python
x = 'Luas Keduanya' # Variabel x sering digunakan untuk koordinat
Nilai Boolean merupakan nilai yang berisikan dua tipe, yaitu True dan False. Pada Python dan kebanyakan bahasa pemograman lainnya, tanda = berarti memasukkan nilai kepada variabel dan tanda == merupakan operator pembanding atau kondisi. a = 3 merupakan a diisikan nilai 3, sedangkan a == 3 merupakan kondisi "Apakah a berisikan 3 ?", oleh karenannya, nilai balikannya adalah True atau False. Coba kode berikut ini:
a = 3
a == 3
a == 1maka, hasilnya akan seperti berikut.
penulisan a == 3 memiliki fungsi yang sama dengan (a == 3). Akan tetapi, a == 3 lebih terbaca daripada (a == 3). Sehingga, pada beberapa kondisi penulisan seperti == True.
a = 2
a == 2
(a == 2)
(a == 2) == True
(a == 2) == False
(a == 1) == Truemaka hasilnya akan seperti berikut.

Selain penggunaan ==, ada beberapa operator pembanding lainnya, yaitu:
| Operator | Deskripsi | Contoh untuk True |
|---|---|---|
a == b |
a sama dengan b | 1 == 1 |
a != b |
a tidak sama dengan b | 1 != 2 |
a > b |
a lebih besar daripada b | 2 > 1 |
a >= b |
a lebih besar atau sama dengan b | 2 >= 1, 1 >= 1 |
a < b |
a kurang dari b | 1 < 2 |
a <= b |
a kurang dari atau sama dengan b | 1 <= 2, 1 <= 1 |
Nilai None merupakan sebuah nilai yang bermakna Kosong atau tanpa nilai. Nilai Kosong bukan berarti Nol atau 0. Nilai None pada Python lebih kepada Null pada bahasa pemograman lainnya.
Semisal:
b = None # Beri None pada variabel b
b # Tampilkan isi dari variabel b
print b # Print isi dari variabel bmaka hasilnya akan seperti berikut.

print merupakan sebuah fungsi pada Python untuk menampilkan segala jenis hasil operasi ataupun variabel pada layar. Semua jenis data dapat ditampilkan dalam bentuk 'mentah' atau RAW data. Fungsi ini biasanya sangat berguna untuk proses debug ataupun mengetahui proses pengolahan nilai atau operasi pada tiap tahapannya. Fungsi ini sangat berguna pada kode yang lebih banyak nantinya.
c = 23
print (c)
print (c + 5)
print (c, "lebih kecil dari", c + 7)
print ("Joko Tole \nbersama temannya")
teman = "Jaka Tarub"
print ("Joko Tole \nbersama temannya\n" + teman)Editor pada IDLE berbeda dengan consolenya. Editor ini merupakan sebuah jendela dokumen untuk menuliskan dan memodifikasi kode python kita. Dokumen ini nantinya akan disimpan menjadi format [ *.py ]
Untuk membuat sebuah dokumen Python baru, Anda dapat menekan tombol Ctrl+N pada keyboard atau klik File > New File pada jendela Python Shell, setelah itu Anda akan diperlihatkan jendela editor kode. Pada jendela ini nantinya kode Python akan ditulilskan. Gambar berikut adalah perbedaan antara jendela console dengan jendela editor Python.
Untuk menyimpan dokumen tersebut, Anda dapat menekan tombol Ctrl + S pada keyboard atau File > Save pada jendela editor. Pada gambar berikut, dokumen baru yang telah dibuat, disimpan dengan nama DokumenBaru.py.

Menjalankan program Python yang sudah ditulis pada editor, dapat menekan tombol F5 pada keyboard atau klik Run > Run Module pada menu bar editor IDLE.
Semisal kita akan menjalankan sebuah program untuk memasukkan sandi yang sederhana menggunakan fungsi if - else berikut ini.
print("Halo Bro!")
nama = raw_input("Namamu siapa? :")
print ("Halo " + nama + '!')
password = input("Masukkan angka sandinya... : ")
if password == 1234:
print("Sandi benar! \nSelamat datang " + nama + " di program ini.")
else:
print(nama + ", sandinya salah. \nAkses ditolak!")Maka program Python yang telah dijalankan akan meminta masukan nama user dan password kepada user. Apabila password benar yaitu 1234, maka program akan memberikan balikan berupa kalimat Sandi benar! Selamat Datang.... Sebaliknya, apabila masukan password selain 1234, maka akan memberikan balikan berupa kalimat Sandi salah! Akses ditolak!.

Beberapa fitur pada editor IDLE yang perlu diketahui adalah:
Pada umumnya, ketika terjadi sebuah kesalahan pada penulisan kode di editor, semisal variabel yang digunakan belum terdeklarasi sebelumnya atau nama variabel berbeda dengan yang digunakan, maka console akan memberitahukan letak baris terjadinya eror seperti pada gambar berikut.
Untuk memastikan letak eror tersebut, biasanya baris kelasahannya berada pada baris sebelumnya dari terjadinya eror. Semisal error pada gambar diatas disebabkan pada Line 4 karena variabel nama pada baris 4 belum terdeklarasi, oleh karenanya error disebabkan pada baris ke 3 yaitu terletak sebelum error terjadi. Untuk mengetahui posisi kursor pada editor berada pada baris ke-berapa, dapat dilihat pada bagian pojok kanan bawah editor IDLE, pada tulisan ln:[] col:[]. Sebagai contoh pada gambar dibawah ini, menunjukkan letak ln: 3 dan col:1 pada editor IDLE.
Galat atau error yang sering terjadi pada penulisan kode di Python, adalah kehilangan pasangan pada penulisannya. Semilsal yang sering terjadi adalah
- Pasangan tanda kurung
( ), tanda petik atas' 'atau" ". - Penulisan
:pada perulangan atau pengkondisian - Kekurangan
spasipada penulisan variabel - Penulisan yang kurang sejajar terutama pada perulangan dan pengkondisian
Semisal pada contoh berikut ini:
print("Halo Bro!")
nama = raw_input("Namamu siapa? :" #) #ini posisi kekurangan tutup kurung )
print ("Halo " + nama + '!')print("Halo Bro!")
nama = raw_input("Namamu siapa? :")
print ("Halo " + nama + '!')
password = input("Masukkan angka sandinya... : ")
if password == 1234 #: # ini posisi kekurangan titik dua :
print("Sandi benar! \nSelamat datang " + nama + " di program ini.")
else:
print(nama + ", sandinya salah. \nAkses ditolak!")print("Halo Bro!")
nama = raw_input("Namamu siapa? :")
print ("Halo " + nama + '!')
passwor d = input("Masukkan angka sandinya... : ") # letak kelebihan spasi
if password == 1234:
print("Sandi benar! \nSelamat datang " + nama + " di program ini.")
else:
print(nama + ", sandinya salah. \nAkses ditolak!")print("Halo Bro!")
nama = raw_input("Namamu siapa? :")
print ("Halo " + nama + '!')
password = input("Masukkan angka sandinya... : ")
if password == 1234:
print("Sandi benar! \nSelamat datang " + nama + " di program ini.")
else: # letak kurang sejajar. Seharusnya lurus dengan tingkatan if nya
print(nama + ", sandinya salah. \nAkses ditolak!")Pada umumnya, ketika terjadi sebuah kesalahan pada penulisan kode di editor, semisal kekurangan tanda titik dua :, tutup kurung ) ataupun kekurangan spasi, console IDLE akan memberitahukan letak baris dan kolom terjadinya error
atau galat yang terjadi.
Pada editor Python, semisal IDLE
Untuk menggunakan komentar pada jumlah yang banyak atau berbaris-baris, dapat digunakan tanda petik atas sebanyak tiga kali [ ''' ] pada perawalan atas komentar dan pada akhiran komentarnya.
Contoh:
'''
Ini adalah
komentar dalam jumlah
berbaris-baris
Komentar ini tidak dieksekusi, kecuali setelah tanda komentar penutup pada akhiran komentar.
'''
4 + 5 #Penambahan antara 4 dan 59
Struktur penulisan pada Python, pada umumnya diawali dengan inisialisasi compiler dengan menambahkan kode berikut.
#!/usr/bin/env pythonBiasanya penggunaan inisialisasi ini digunakan ketika program python dirunning menggunakan Terminal. Namun dapat diabaikan apabila running program Python menggunakan IDLE.
Author : yogidm
Merujuk dari Akuli
@April 2019


















