LPG (Liquefied Petroleum Gas) telah menjadi kebutuhan pokok jutaan rumah tangga di Indonesia. Namun, sifatnya yang tidak berwarna dan hampir tidak berbau menjadikannya ancaman yang sering tidak disadari. Penggunaan LPG tidak hanya terbatas pada sektor rumah tangga, namun juga banyak digunakan pada sektor-sektor lainnya seperti sektor industri, infrastruktur, utilitas pertenakan, dan sebagainya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kebocoran gas telah menjadi penyebab yang sangat membahayakan bagi keselamatan maupun kesehatan. Banyak kecelakaan kebakaran di perumahan, restoran, serta industri yang disebabkan oleh kebocoran LPG. Meskipun kebocoran dapat dideteksi oleh aroma gas, namun tentu saja hal ini bukanlah cara yang efisien untuk menekan angka kecelakaan akibat kebocoran gas.
LPG terdiri dari campuran propana dan butana yang merupakan bahan kimia yang sangat mudah terbakar. Karena sifatnya ini yang mudah terbakar, tidak berwarna, maupun tidak berbau maka dibutuhkannya alat khusus untuk mendeteksi adanya kejadian kebocoran pada tabung LPG, kenalkan LPG Sniffer.
PPT LPG Sniffer: canva.link/lpgsniffer